Ilustrasi serial Yu-gi-oh! duel monster

Ada yang tahu anime Yu-Gi-Oh! Duel Monster? Itu lho serial kartun yang agak PHP, karena isinya orang-orang duel monster yang asalnya dari kartu-kartu yang dipasang di duel deck, terus bisa keluar hologram monsternya betulan dan bisa saling serang. Di dunia nyata, ada tersebar kartu-kartu monster permainan Yu-gi-oh! tapi tak akan keluar monsternya berupa hologram, apalagi betulan. Namun bukan soal PHP atau kontroversi soal simbol-simbol dajal yang katanya ada di serial itu, tapi saya menangkap beberapa hikmah di jalan ceritanya bahkan kadang sampai terharu hampir menitikan air mata #halah.

Ceritanya, entah lupa bagaimana awalnya, lalu ingin sekedar nostalgia dengan cari serial Yu-Gi-Oh! itu di Youtube. Tapi di Youtube ternyata ga lengkap, tapi akhirnya nemu di satu situs yang memang kumpulan anime-anime Jepang yang bisa didownload gratis. Awalnya mau cari yang versi dubbing Indonesia, karena mati aja kalo yang versi bahasa Jepang secara cuma belajar bahasa Jepang basic 1 semester pas kuliah dan dulu pas di SMA dan itu juga udah hampir lupa semua. haha. Tapi untunglah ada versi dubbing bahasa Inggris yang lumayan keren. Di versi bahasa Inggris ini juga, sepertinya ada penyesuaian untuk beberapa nama tokoh. Misal Tetsuya Jonoichi jadi Joi Willer, atau Honda jadi Thristan. Mungkin biar ga susah diucapkan sama para bule ya. Tapi seru kok, tak merusak esensi cerita.

Inti dari jalan cerita serial Yu-gi-oh! ini adalah perjalanan Parao tanpa nama dari 5000 tahun lalu yang kehilangan ingatannya karena entah suatu apa. Roh Parao atau raja Mesir ini terperangkap dalam millenium puzzle yang berhasil disusun oleh seorang anak pemalu dan tak punya teman bernama Yugi Muto. Lalu roh Parao ini jadi semacam alter ego Yugi Muto yang bersama Yugi menghadapi banyak musuh dengan pertarungan duel monster. Lalu bersama teman-temannya, roh Parao ini berhasil mengetahui namanya dan ingatannya dan kembali menyelamatkan dunia dari kekuatan jahat yang berasal dari 5000 tahun lalu. Memang agak ga penting sih, cuma cari nama aja sebegitu hebohnya. Padahal kalo lupa kan bisa tanya aja ke kantor kelurahan ya. Whatever, jika mau tahu jalan cerita lengkapnya, silakan googling ya.

Karena dari segala sesuatu pasti ada hikmahnya, begitu pula yang coba saya cari dari nonton serial Yu-gi-oh! ini. Dari 224 episode, benang merah dari seluruh ceritanya adalah bagaimana menaklukan gelap yang ada di hati tiap orang. Di akhir cerita jelas, bahwa sebelum parao dapat mengalahkan kekuatan jahat yang ingin menghancurkan dunia, dia harus dapat menaklukkan gelap atau darkness dalam hatinya. Gelap dalam hati yang dimaksud di cerita ini adalah perasaan amarah dan dendam dalam hati tiap manusia. Jadi benarlah ungkapan yang mengatakan bahwa perasaan iri dan dendam itu dapat membakar diri manusia.

Seperti pada final duel antara Yugi dan Marik pada kompetisi Battle City. Marik, yang sebetulnya adalah anggota keluarga yang sudah turun-temurun selama 5000 tahun menjaga makam parao tanpa nama, karena sikap iri dan bencinya, merasa tak terima mengapa dia harus ditakdirkan menghabiskan seumur hidupnya di bawah tanah menjaga makam parao. Karena rasa benci tersebut, hatinya dikuasai oleh kekuatan jahat yang kemudian mendorongnya untuk menguasai rahasia kekuatan parao yakni dengan tiga kartu dewa, dan menginginkan menjadi parao itu sendiri. Pada akhirnya, Marik dapat diselamatkan karena berhasil mengalahkan gelap dalam hatinya tersebut ketika sedang duel monster dengan Yugi di final.

Lalu ada juga bagian ketika musuh-musuh Yugi menggunakan kartu shield of Oligarkos. Ketika kartu itu digunakan, maka tiap monster yang digunakan dia akan bertambah kekuatan 500 poin, tapi siapaun yang kalah dalam duel akan diambil jiwanya untuk persembahan ke Great Lefiatan, monster jahat yang berasal dari peradaban atlantis 10000 tahun yang lalu, yang ternyata terjadi dari kegelapan hati umat manusia yang ada. Nah pada salah satu duel, Yugi dan parao sebagai alter ego-nya, pernah dijebak untuk mengambil kartu shield of oligarkos. Karena didorong keinginan untuk menang, Yugi menggunakan kartu tersebut, dan muncullah sifat gelap dalam hati parao. Di akhir duel, parao kalah dan harus kehilangan jiwa Yugi yang diambil oleh shield of oligarkos.

Pada intinya, serial ini ingin menyampaikan pesan bahwa musuh terbesar manusia adalah kegelapan yang ada di dalam hatinya sendiri. Ketika manusia masih sering menuruti hawa nafsu, amarah, dan dendam serta iri dalam hatinya, berarti dia masih belum bisa menaklukan sisi gelap dalam hatinya.

Banyak kesulitan yang kita hadapi dalam hidup pada awalnya dipicu oleh sisi gelap yang berasal dari dalam diri kita. Karena kita kurang sabar, mudah tersulut emosi, atau rasa benci yang berlebih pada sesuatu hal, yang akhirnya berdampak negatif untuk diri kita. Yang pasti, hati akan jadi tidak tenang dan kita sulit melihat sesuatu dari sisi positif dan lebih jernih.

Selain itu, satu hikmah lagi yang saya ambil dari serial ini adalah sikap tak pernah menyerah. Sering dalam tiap pertarungan, Yugi tertinggal dari lawannya, lalu melakukan come back yang luar biasa untuk kemudian menang. Dua hal yang selalu diucapkan adalah sikap tak mau menyerah sampai life point terakhir, dan percaya pada heart of the card.

Heart of the card ini saya pahami sebagai sikap untuk percaya pada kemampuan diri dan nasib yang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Bahwa tanpa kepercayaan diri, maka mustahil kita bisa all out dan mengerahkan semua potensi dalam diri kita. Tapi di luar itu tetap harus percaya bahwa ada kekuatan lain yang pasti akan membantu kita, dan itu adalah Tuhan yang maha kuasa.

Terakhir, satu hal yang saya ambil hikmahnya juga adalah, tiap duel atau perjuangan harus memiliki tujuan. Bahwa sikap pantang menyerah yang ditunjukkan oleh Yugi dan teman-temannya, dipicu karena tujuan mereka duel bukan sekedar mencari kejayaan untuk diri pirbadi, tapi selalu dilakukan untuk orang lain. Seperti saat Joi Willer bertarung di Duelis Kingdom, dia ingin menang agar dapat hadiah 3 juta dolar untuk operasi mata adiknya, Serenity. Lalu Yugi pun selalu berjuang sampai akhir untuk mengembalikan jiwa teman-temannya yang ditangkap oleh kekuatan jahat, dan akhirnya untuk menyelamatkan dunia.

Ya mungkin serial ini memang agak konyol. Tapi saya berusaha selalu mengambil hikmah dari apapun yang ada. Suka banget dengan kartun ini dulu sejak zaman sekolah. Selalu mengikuti tiap minggu di TV, meski itu pun tidak lengkap karena sampai pindah tayang di tiga stasiun TV. Tapi setelah nonton versi English di internet, jadi tahu cerita lengkapnya. Sekian, dan semoga bermanfaat ya. Jika ada yang punya pendapat lain tentang serial anime ini, silakan ya di kolom komentar. (DPM)

Rekomendasi Artikel:

Kata Kunci

Sudah Baca yang Ini?