Jargon, Teknik Pembauran Komunitas Kaskus

Jargon, Teknik Pembauran Komunitas Kaskus

Pendahuluan

Di era globalisasi seperti sekarang ini, internet bukanlah sebuah kata yang asing di telinga masyarakat dunia. Penyebaran teknologi internet saat ini tidak hanya terjadi di negara maju, negara berkembang seperti Indonesia pun turut merasakan dampaknya. Pesatnya penyebaran ini tidak lain karena fungsi internet yang amat mendukung kebutuhan zaman. Dimana segala sesuatu harus serba cepat, internet merupakan sebuah solusi yang tepat untuk menjawabnya.

Dengan adanya internet, alur informasi yang dahulu amat sulit dalam penyebaran, kini cukup beberapa klik di komputer untuk akses informasi dari seluruh dunia. Jutaan jumlah situs di internet menyediakan informasi berbagai jenis untuk dikonsumsi. Dari mulai konten yang amat positif, sampai ke negatif.

Dewasa ini, dengan teknologi website 2.0, pengunjung dapat turut berinteraksi dan menyimpan konten di internet. Media blog telah mengubah interaksi yang dahulunya bersifat satu arah untuk menjadi dua arah. Siapa saja bisa membuat blog untuk menyimpan gagasan atau tulisannya dalam blog. Atau mungkin sekedar menuliskan komentar atas tulisan orang lain. Dari komentar atau gagasan yang tersimpan dalam media internet, tercipta sebuah interaksi sesama pengunjung situs tersebut. Interaksi ini lambat laun tidak hanya terjadi dari dua atau beberapa orang saja, anggotanya bisa melebihi jumlah puluhan atau ratusan dengan dasar pengikat dari minat yang sama. Sehingga demikian, interaksi ini akan membentuk sebuah komunitas atau forum diskusi dunia maya antar pengunjung internet.

Situs forum komunitas pada dasarnya berawal dari blog pirbadi yang lambat laun semakin berkembang dengan bertambahnya member atau anggota. Ketika konten yang terdapat dalam situs tersebut tidak hanya berasal dari satu atau sekelompok orang saja, maka sebuah situs sudah dapat dikatakan sebagai situs komunitas. Tiap pengunjung yang telah terdaftar sebagai anggota dapat mengirimkan tulisan atau konten sendiri ke situs tersebut. Selanjutnya, konten yang dikirimkan oleh anggota ini, akan dapat dilihat oleh anggota lain. Mereka dapat saling berkomentar atau berdiskusi dalam tulisan itu.

Lebih jauh lagi, ada beberapa fungsi yang turut diakomodasi oleh situs forum komunitas seperti jual-beli, iklan, atau sekedar bergosip. Anggota bisa dengan fasilitas yang ada membuat sebuah tulisan untuk menawarkan sebuah barang/jasa yang kemudian akan mendapat tanggapan dari anggota lain. Transaksi berikutnya dapat terjadi secara on-line (dengan alat-alat transaksi online yang tersedia seperti paypal), atau bertemu secara langsung. Namun demikian, secara umum fungsi situs forum komunitas ini tepat pada sharing informasi sesama anggota.

Rekomendasi Artikel:

Kata Kunci

Sudah Baca yang Ini?

Pages: 1 2 3 4

5 Comments

  1. YEs… bener skali itu pendapat di atas.
    Dari awal nulisnya hanya sekadar informasi biasa, begitu ada yg ngomen, hingga lambat laun trjadi interaksi antara dua arah, hingga seterusnya…

  2. agan ini kaskuser jugakah? 😀

    • Ane Kaskuser berdarah campuran gan.j adi baru buka kaskus kalo mau buka lapak aja :D. thanks gan udah berkunjung ke blog ane 🙂

    • sama-sama. semoga bermanfaat ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow My Blog

Silakan daftarkan alamat email kamu untuk mendapatkan notifikasi tiap kali ada tulisan baru, gratis!

Join 7,142 other subscribers

Top Blog