esai lomba | Dimas Muharam

Posts Tagged "esai lomba"

New Media Aksi Sosial Disabilitas

“Siapa menguasai informasi akan menguasai dunia”. Mungkin pernyataan itu tidak berlebihan melihat fakta yang terjadi saat ini. Perkembangan teknologi informasi yang telah memasuki sendi-sendi kehidupan manusia punya kekuatan besar untuk mengarahkan opini masyarakat. Masih lekang dalam ingatan kasus Ibu Prita yang dituduh telah mencemarkan nama baik rumah sakit OMNI International yang akhirnya bebas karena mendapat dukungan kuat dari publik. Ada pula Deponering kasus kriminalisasi KPK pada Bibit Candra yang didukung oleh publik dengan gerakan Cicak vs Buaya.

Read More

Teknologi, Peretas Batas Disabilitas

Perkembangan teknologi informasi merambah berbagai sendi kehidupan manusia. Anak peradaban ini telah banyak mempermudah kegiatan manusia, terutama di bidang komunikasi. Interaksi jarak jauh yang dahulu mahal dan sulit, tak menjadi kendala lagi di era modern. Perkembangan alat-alat telekomunikasi seperti radio, televisi, ponsel, komputer, dan internet telah mampu menjawab persoalan tersebut.

Read More

Meraba Gema Braille di Dunia Maya

Braille telah lekat dengan kehidupan seorang tunanetra. Aksara yang terbentuk dari kombinasi enam titik itu menjelma dalam diri tunanetra sebagai sebuah identitas. Majalah Gema Braille, jadi salah satu representasi dari identitas tersebut. Merefleksikan sebuah semangat dan hasrat tunanetra untuk terus menggali ilmu dan pengetahuan di tengah-tengah zaman yang terus berubah.

Read More

Alamku Meradang, Jiwaku Terluka

“Selamatkan Bumi Kita”. Mungkin kalimat tersebut adalah jargon yang sering kita dengan akhir-akhir ini. Apalagi dengan adanya istilah baru yang kita kenal dengan pemanasan global atau global warming. Tapi menurut saya pribadi, ada yang terdengar janggal dalam istilah tersebut. Kalimat “Selamatkan bumi kita”, terkesan seperti kita sebagai manusia, menyelamatkan bumi yang sedang dalam ancaman pihak di luar bumi. Kita seperti menghadapi ancaman yang di konteks ini, manusia adalah sebagai pihak yang terancam. Perubahan alam ini dipersalahkan atas ketidakstabilan bumi yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Pada faktanya, manusialah yang telah menyebabkan perubahan alam ini. Hilangnya hutan sebesar 2,8 juta hektar dalam setahun (Kapanlagi.com, 21 Mei 2005), adalah salah satu contoh perbuatan manusia yang merusak alam. Alam menjadi tidak stabil dan pada akhirnya, mempengaruhi kehidupan manusia juga. Hingga kita sadari, masalah sejatinya adalah pada diri manusia itu sendiri. Kesadaran manusia atas lingkungan telah mengalami dekadensi. Rasa kepedulian sesama manusia telah menurun drastis. Manusia tidak peduli lagi bahwa pengrusakan alam yang Ia lakukan, akan berdampak luas bagi dirinya dan orang lain. Oleh karena itu, kejiwaan manusia diarahkan kembali pada hakikat manusia sebagai salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang hidup berdampingan dengan makhluk-makhluk lainnya. Ilmu psikologi atau ilmu tentang jiwa berperan penting dalam penyelamatan lingkungan yang dimulai dari diri tiap manusia. Hingga bisa kita katakan, jika alam kita rusak, maka hal tersebut disebabkan jiwa manusia pengelola alam tersebut yang juga rusak.

Read More

Melampaui Keterbatasan Menggapai Cita-cita

Aku lahir di Jakarta 19 tahun yang lalu dalam keadaan normal dari sebuah keluarga yang sederhana. Pada saat Taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar, Aku belajar di sekolah umum seperti layaknya orang normal. Hingga pada saat penghujung kelas 6, mulailah menderita kebutaan. Oleh dokter, Aku didiagnosa terkena virus toksoplasma dan Glukoma. Dokter tidak bisa membantu dan dikatakan jika dioperasi pun, kemungkinannya hanya 10 sampai 30%. Kami sangat terpukul, tapi keluargaku tetap optimis dengan berikhtiar mencarikan penyembuhan alternatif.

Read More

Follow My Blog

Silakan daftarkan alamat email kamu untuk mendapatkan notifikasi tiap kali ada tulisan baru, gratis!

Join 7,142 other subscribers

Top Blog