Koran Sindo | Dimas Muharam

Posts Tagged "Koran Sindo"

Memangkas Dahan Radikalisme

Proses bangsa ini menjadi Negara kesatuan bagaikan mukjizat dari Tuhan. Bagaimana tidak, ratusan suku bangsa dan bahasa yang tersebar dari penjuru Sabang sampai Merauke dapat berkonvensi untuk terbentuknya sebuah entitas bernama Indonesia. Perbedaan yang ada bukan menjadi pembeda. Melainkan kekayaan bangsa yang terjalin dalam naungan semboyan Bhineka Tunggal Ika.

Read More

Kampus, Mata Air Demokrasi Indonesia

Belakangan ini masyarakat Indonesia mengalami krisis kepercayaan terhadap para pemimpin nasional. Pertikaian yang terjadi di eksekutif,legislatif,dan yudikatif secara implisit memaksa rakyat untuk menyesal karena ikut andil dalam mengantarkan mereka ke kursi kekuasaan.

Read More

Krisis KPK dan Budaya Korupsi

Kata korupsi terasa sangat akrab di telinga kita. Saking akrabnya, Indonesia saat ini masih menempati posisi lima besar negara terkorup di Asia. Mengenaskan memang, namun itu kenyataannya. Terminologi yang secara sederhana dapat didefinisikan sebagai kegiatan memperkaya diri oknum tertentu dengan menyalahgunakan kekuasaannya, seakan telah membudaya dalam deru nafas bangsa Indonesia. Tidak hanya kalangan elit, penyakit masyarakat ini pun telah merambah ke birokrasi terbawah.

Read More

Kabinet Solid tak Kenal Kompromi

Ajang pesta demokrasi terbesar di republik ini telah berakhir. Berikutnya, sembari menunggu pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, isu yang hangat di publik adalah mengenai bursa mentri di kabinet mendatang. Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan tengah menyeleksi seratus nama, dan ini menghadirkan ribuan spekulasi. Komposisi mentri yang berasal dari dunia profesional dan partai politik menjadi sorotan utama. Diasumsikan komposisi yang terbentuk akan berpengaruh besar terhadap kinerja pemerintahan.

Read More

Pemuda, Lokomotif Kebudayaan Bangsa

Sekali lagi, kita marah dan kecewa akan apa yang dilakukan negeri tetangga kita, Malaysia. Setelah klaim atas Tari Barong yang disebut Barongan, kini giliran Tari Pendet asal Bali yang dimasukan dalam iklan Visit Malaysia 2009. Luapan emosi masyarakat ini terkesan hanya bersifat temporer. Tak pernah ada tindak lanjut yang konkrit dan sistematis.

Read More

Follow My Blog

Silakan daftarkan alamat email kamu untuk mendapatkan notifikasi tiap kali ada tulisan baru, gratis!

Join 7,142 other subscribers

Top Blog