kritik sastra | Dimas Muharam

Posts Tagged "kritik sastra"

Feminisme dalam Cerpen Perempuan Sinting di Dapur

Ketika mendengar kata perempuan, maka di benak kita akan terlintas kata-kata seperti lembut, cantik, lemah, manja, penurut, dan seterusnya. Bagi masyarakat pada umumnya, konsep ini dimaklumi sebagai sesuatu yang kodrati bagi seorang perempuan. Kaum esensialis pun seperti para pemuka agama dan masyarakat turut mendukung bahwa atribut-atribut yang melekat dalam konsep seorang perempuan adalah sesuatu yang kodrati atau alamiah dikarenakan factor biologis sebagai perempuan itu sendiri.

Read More

Relasi Sosial Perempuan di Film Erin Brockovich (2002)

Perempuan adalah laki-laki yang tidak sempurna. Ungkapan dari Plato, filsuf tersohor Yunani, serasa mampu melukiskan konstruksi sosial yang dikenakan pada diri perempuan. Dalam ubungan sosialnya di masyarakat, kedudukan perempuan  terkadang masih dirasakan ada ketimpangan yang nyata. Mereka masih dianggap sebagai objek pasif, bukan subjek dengan kemampuan untuk berbuat sesuatu atas dirinya sendiri. Hal ini dapat terlihat jelas dengan bagaimana kedudukan perempuan yang dinilai subordinat dalam hubungannya dengan kaum laki-laki. Dengan pola fikir patrialki yang masih kuat, perempuan hanya dilihat lewat kacamata kaum laki-laki dan parameter yang tak berimbang.

Read More

Simbol Multikulturalisme Avatar the Legend of Aang

Tak ada sesuatu yang tercipta di dunia ini dan tak memiliki makna. Tiap partikel dalam alam semesta ini, telah tercipta untuk suatu tujuan. Mereka saling jalin-menjalin membentuk suatu kompilasi makna. Bahkan sebuah titik yang dipercikan oleh kuas pelukis, memiliki makna besar bagi keseluruhan hasil goresannya. Sama halnya ketika kita menikmati sebuah karya baik itu puisi, cerpen, musik, atau film. Tiap detail yang disuguhkan oleh karya tersebut sudah barang tentu memiliki suatu symbol sebagai petanda sebuah makna. Layaknya dalam film, tiap tokoh atau peristiwa merupakan petanda akan sesuatu lebih dalam. Tidak hanya film dengan pemeran manusia, kartun atau animasi pun kaya akan simbol yang dikreasi bukan tanpa tujuan oleh pembuatnya. Dalam tulisan ini, kita akan mencoba menginterpretasikan symbol-simbol kehidupan multikulturalisme dan konsep relasi kuasa yang terdapat pada serial animasi Avatar the Legend of Aang.

Read More

Follow My Blog

Silakan daftarkan alamat email kamu untuk mendapatkan notifikasi tiap kali ada tulisan baru, gratis!

Join 7,144 other subscribers

Top Blog