Jakarta – Sastra dan tulisan menjadi sarana berekspresi, advokasi, sekaligus peluang profesi untuk penyandang disabilitas atau difabel. Itu pernyataan utama yang aku sampaikan ketika menjadi perwakilan dari Kartunet sebagai salah satu pembicara di sesi The voice of Difable People, pada perhelatan ASEAN Literary Festival 2015 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta 21 Maret 2015. ASEAN Literary Festival adalah event tahunan yang menjadi ajang...