The Bush Ala Masyarakat Australia

The Bush Ala Masyarakat Australia

Australia merupakan negara benua yang letaknya sangat dekat dengan Indonesia. Letaknya kira-kira berada di sebelah selatan sedikit menjorok ke arah timur. Sejak zaman purba, sudah terdapat hubungan interaksi antara penduduk di nusantara dengan orang asli Australia yang disebut Aborigin. Di zaman moderen ini pun, hubungan itu masih dirasakan sangat penting. Kedekatan geografis dan kepentingan masing-masing di kawasan Asia Pasifik, membuat interaksi antar kedua negara tak dapat dihindarkan.

Secara geologis, hubungan antar dua negara ini sudah sangat dekat. Pada zaman es atau yang disebut Pleistosen, suhu bumi menurun drastis. Dataran es di kutub utara meluas, bahkan menutupi sebagian dari eropa utara. Sebagai akibatnya, tinggi permukaan air laut menurun yang membuka daratan-daratan baru di kawasan yang memiliki laut dangkal. Nusantara, sebagai daerah yang memiliki laut dangkal, tak ayal terkena dampak ini. Di daerah barat dan timur, terbentuk dua paparan besar yang disebut Paparan Sunda dan Paparan Sahul. Paparan Sunda ini menghubungkan wilayah nusantara bagian barat dengan benua Asia. Sedangkan Paparan Sahul di timur, menghubungkan wilayah nusantara bagian timur dengan benua Australia. Oleh karena itu, secara fisik, terdapat kemiripan bagi flora dan fauna di kedua wilayah. Tak hanya itu, juga terjadi migrasi manusia melewati kedua paparan raksasa tersebut.

Di era moderen ini, hubungan baik bilateral atau regional kedua negara sangat penting. Ini terbukti dengan kunjungan Perdana Mentri Australia yang baru, Kevin Rudd beberapa saat setelah resmi dilantik sebagai perdana mentri Australia tahun 2008. Indonesia dengan pangsa pasar yang luas, merupakan salah satu mitra dagang Australia yang terpenting. Selain itu, Indonesia juga membutuhkan Australia dari segi tingginya teknologi dan sumber daya manusia yang unggul. Tercatat banyak komoditas ekspor Australia yang dapat ditemukan di Indonesia seperti Susu, Daging, mentega, keju, dan buah-buahan. Bahkan Indonesia juga mendatangkan bibit sapi unggul dari Australia. Selain itu, kerjasama di bidang pendidikan juga sangat baik. Hal ini terlihat dengan semakin banyak pelajar Indonesia yang melanjutkan studinya di Australia. Baik itu dengan program beasiswa dari pemerintah Australia atau dengan biaya sendiri.

Tak kalah penting, adalah industri pariwisata antar kedua negara. Keindahan alam dan budaya Indonesia, telah dikenal keindahannya di seluruh dunia. Banyak turis dari Australia yang berkunjung baik ke Bali atau tempat wisata lainnya. Hal yang perlu disayangkan, adalah dengan adanya kasus Bom Bali yang dilakukan oleh Amrozi dkk pada tahun 2002. Tragedi tersebut telah membuat Pemerintah Australia sangat berhati-hati dengan warganya yang ingin berkunjung ke Indonesia. Tercatat lebih dari 20 orang korban adalah warga negara Australia. Saat keadaan di Indonesia dinilai tidak kondusif, Pemerintah Australia sering mengeluarkan Travel Warning bagi warganya. Walaupun begitu, hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme warga Australia yang ingin melihat keindahan panorama Alam Indonesia.

Dari semua kedekatan di atas, tak dapat dipungkiri lagi sangat penting bagi masyarakat Indonesia melakukan studi bagi negara yang bernama resmi Commonwealth of Australia ini. Kita perlu mempelajari baik keadaan fisik atau sosial dari Australia. Hal yang menjadi keunikan dari Australia itu adalah keadaan bentang alamnya. Benua ini adalah benua terdatar yang ada di bumi. Selain itu, penduduk yang mendiaminya juga sangat sedikit. Sehingga kita bisa melakukan perjalanan beratus kilometer tanpa menemukan satu pun rumah warga.

Orang Australia sendiri sering menyebut bentang alam di benua itu sebagai out back. Kata out back ini memiliki makna sebagai alam liar yang sangat berbeda sekali dengan keadaan di Eropa. Di Australia terdapat padang gurun yang sangat luas, sebuah fenomena yang tidak ditemui di eropa.

Seperti yang sudah diketahui, walaupun jaraknya sangat dekat dengan Asia, tapi tipikal fisik dan kebudayaan bangsa Australia sangat berbeda dengan yang ada di Asia. Mayoritas penduduk Australia adalah bangsa kulit putih Eropa yang berasal dari mantan narapidana Kerajaan Inggris. Pada abad ke-18, mereka dibuang dari penjara di Inggris yang dirasa tak mampu lagi menampung lagi para narapidana. Maksud lain dari pemerintah Kerajaan Inggris melakukan ini adalah untuk membangun daerah-daerah koloni di Australia. Mereka tak ingin didahului oleh bangsa-bangsa Eropa lain yang turut datang di Australia.

Saat baru datang, mereka ini mayoritas tinggal di daerah pantai yang memiliki tanah cukup subur dan curah hujan yang tinggi. Setelah beberapa lama, mereka mulai mengekspansi daerah Australia lebih masuk ke pedalaman. Saat masuk kira-kira 100 sampai 200 km ke dalam, yang ditemui adalah hamparan padang rumput yang kadang berpohon. Terdapat juga hutan pohon Eucaliptus yang sangat termasyur di Australia. Semakin ke dalam dan mendekati wilayah barat, terdapat padang pasir yang amat luas. Hal inilah yang menyebabkan dataran Australia disebut out back. Kekayaan variasi bentang alam yang uniq, yang tak pernah ditemui imigran Eropa di daerah tempat asal mereka.

Meninjau dari keadaan alam yang seperti di atas, orang Australia juga menyebut diri mereka sebagai The Bush. The bush ini memiliki pengertian daerah pedalaman yang jauh dari kota-kota. Di daerah pedalaman ini, mayoritas mereka bekerja sebagai peternak dan petani. Keadaan alam yang uniq, membuat orang Australia memiliki tipikal budaya yang uniq pula. Hal inilah yang akan kita bahas di sini. Identitas bangsa Australia sebagai The bush, yang mempengaruhi karya sastra dan kesenian hasil budaya Bangsa Australia.

Rekomendasi Artikel:

Kata Kunci

Sudah Baca yang Ini?

Pages: 1 2 3 4 5

4 Comments

  1. wah, australia unique ya.
    tapi sayang, beberapa kali terlibat konflik dengan indonesia

    • konflik itu seperti bumbu dalam rumah tangga. Setelah konflik, juga “mesra” lagi 🙂

  2. oualah, kirain the bush yang ga mempan ditusuk dari Banten itu, hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow My Blog

Silakan daftarkan alamat email kamu untuk mendapatkan notifikasi tiap kali ada tulisan baru, gratis!

Join 7,142 other subscribers

Top Blog